Sabtu, 14 November 2009

Usaha Keripik Singkong


Kebutuhan terhadap produk keripik singkong masih cukup besar, pangsa pasarnya masih cukup luas dan beragam. Kalau Anda menjualnya dengan gerobak dorong tentunya sasarannya adalah masyarakat menengah ke bawah, namun bila Anda mengemasnya dengan baik tentunya Anda bisa menentukan target pasar menengah ke atas.

Apalagi kalau Anda punya sepuluh gerobak dorong untuk berusaha, Anda bisa menjadi juragan usaha keripik singkong. Tetapi, untuk memulai sebuah usaha mulailah yang kecil dulu, selami dan pahami karakteristik usaha keripik singkong. Kalau tidak punya gerobak dorong, mulailah dari rumah Anda sendiri, kenalkan produk Anda ke teman-teman dekat, tetangga-tetangga Anda, seluruh tetangga di kampung, tentunya mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli produk keripik singkong Anda disamping Anda harus menyediakan ‘tester’ sebagai ‘cicip-cicip’.

Nah, kalau produk Anda diterima mulailah untuk menitipkan produk Anda ke toko-toko, bisa swalayan, supermarket, atau toko khusus pusat oleh-oleh di kota Anda. Tentunya, Anda harus mengemasnya dengan baik dan diberi merek. Namun adakalanya toko pusat oleh-oleh hanya mau menerima kemasan kosongan tanpa merek dan merek atau labelnya akan diberi sendiri oleh toko tersebut. Tidak masalah, sepanjang Anda tidak dirugikan dan keuntungan yang Anda harapkan terpenuhi.

Di samping itu pusat oleh-oleh biasanya sudah punya surat ijin produksi atau ijin lainnya dari instansi terkait dan Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya. Tetapi lebih baik Anda harus mengurus ijin apabila Anda memberi kemasan pada produk Anda, biar produk Anda tidak dikatakan ilegal.

Bagaimana kalau dijual pakai gerobak dorong? Lazimnya ya harus mengurus ijin lebih dulu, karena biaya perijinan untuk pemula memang agak berat, tidak mahal sebenarnya untuk mengurus perijinan, sambil produksi Anda bisa menanyakan ke dinas industri kecil atau ke instansi terkait lainnya.

Sebagai langkah awal untuk memulai usaha keripik singkong adalah siapkan singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih, dipotong bulat tipis-tipis. Rendam irisan tersebut dalam air kapurselama sekitar 1 sampai 4 jam untuk memperoleh kualitas keripik yang lunak dan renyah. Anda bisa melakukan percobaan dengan beberapa variasi lama perendaman, karena air kapur akan mempengaruhi tekstur dari keripik singkong. Untuk memberi rasa asin bisa diberi garam.

Setelah perendaman ditiriskan sejenak dan mulailah menggoreng. Paling bagus jika minyaknya benar-benar mendidih dengan api yang sedang. Pakailah minyak goreng yang banyak sehingga irisan singkong terendam dalam minyak goreng. Bila sudah kekuningan lantas diangkat.

Dari tahap ini Anda bisa memberi rasa lain terhadap keripik singkong Anda, keripik singkong rasa manis, rasa balado, rasa itali, atau rasa lainnya yang menurut Anda benar-benar bisa berbeda dengan produk keripik singkong lainnya. Lebih baik rasanya disesuaikan dengan dari daerah Anda sendiri, karena itu bisa membuat perbedaan. Untuk kemasan keripik singkong, Anda bisa menggunakan kantong plastik yang di desain dengan menarik, untuk melekatkan kantong plastiknya bisa digunakan hand sealer , alat pengemas plastik.

Mengenai harga, Anda bisa survey harga ke pasar dan toko-toko terdekat, saat ini harga keripik singkong di pasaran per kemasan bervariasi dari Rp. 2.500,- hingga Rp. 5.000,-, tergantung dari target pasarnya.

Selamat berusaha dan terus berinovasi!

Sumber : Usaha Kecil

Peluang Usaha Rumahan Bisnis Snack & Kue


Bagi Anda yang ingin memulai usaha atau ibu-ibu yang berkeinginan membantu suami menambah penghasilan, mengembangkan usaha dari rumah sendiri bisa jadi pilihan yang paling tepat. Di jaman krisis ekonomi ketika banyak terjadi PHK dan pendapatan keluarga yang semakin menurun, alternatif membuka usaha merupakan jalan keluar yang paling pas.

Usaha rumahan merupakan usaha yang dilakukan di rumah sendiri. Skala usaha kecil atau mikro yang tentu saja biasanya dikelola perorangan atau keluarga. Usaha kecil rumah menjadi solusi tepat bagi beberapa orang. Usaha ini sangat banyak sekali macamnya. Yang paling mudah dilakukan adalah membuka usaha rumahan snack dan kue dari dapur.

Dengan modal yang sangat terjangkau usaha ini bisa dimulai. Bahkan dengan modal dengkul pun menjual snack dan kue bisa dilakukan. Dengan uang seratus ribu rupiah misalnya Anda bisa membuat cilot dan menjualnya di depan sekolah. Dengan modal terbatas Anda menjual burger orang lain untuk dijajakan di rumah misalnya. Begitu laku Anda membayarnya. Begitu kecil modal yang dibutuhkan. Modal kecil karena usaha dari rumah biasanya dilakukan secara bertahap dari kecil lalu bertahap ke skala besar.

Sumber : Usaha Kecil

Usaha Studio Photo Mini


Sekarang makin banyak kamera digital yang dijual dengan harga murah, apalagi yang jenis pocket. Ini bisa menjadi peluang usaha kecil yang sangat menguntungkan bila kita tahu cara memanfaatkan peluang usaha modal kecil ini, seperti dengan membuka membuka studio photo kecil-kecilan atau studio photo mini, termasuk usaha cetak photo.

Apalagi kalau Anda sudah punya counter toko HP dan isi pulsa HP, Anda tinggal menambahkan saja usaha modal kecil ini.

Alat yang dibutuhkan :
- Kamera digital (bisa diganti dengan HP berkamera)
- Tripot
- Komputer
- Printer

Modal Kerja :
Kertas Photo A4 Rp. 800/lbr + tinta 500/lbr = Rp. 1.300/lbr

Harga Jual
1lbr A4 = 12 lbr ukuran 2R, jadi 12 x 1.000 = Rp. 12.000/lbr

Keuntungan
Rp. 12.000 - Rp. 1.300 = Rp. 10.700/lbr A4


Kalau toh, misalkan harga-harga kamera dan kertas naik, usaha cetak dan foto digital ini pun masih layak untuk dipertimbangkan.

Sumber : Usaha Kecil

Jumat, 13 November 2009

Modal Usaha


Untuk menyelenggarakan usaha apapun pasti membutuhkan modal untuk memulai usaha. Modal ini diperlukan untuk berbagai hal antara lain membeli kelengkapan peralatan, menyewa tempat usaha, membayar staf pengajar dan lain-lain. Adapun kategori modal usaha antara lain:

* Modal Investasi

Modal Investasi adalah tipe modal yang harus dikeluarkan pada awal usaha. Modal usaha ini biasanya dipakai dan diperhitungkan untuk jangka panjang. Modal Investasi diperuntukkan untuk infrastruktur penunjang usaha, semisal bangunan kantor atau toko, kendaraan, perabotan, komputer dan lain sebagainya.

Modal Investasi terkadang nilainya besar karena penggunaan modal ini untuk menunjang usaha kurun waktu yang lama atau panjang namun nilai modal investasi harus diperhitungkan penyusutannya.

* Modal Kerja

Modal Kerja adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk menyelenggarakan usaha. Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau setiap penyelenggaraan usaha. Modal kerja sangat penting untuk memulai usaha, seperti contoh jika Anda berencana berbisnis kursus aneka makanan maka modal kerja ini dipakai ketika Anda membeli semua bahan makanan untuk diolah menjadi makanan.

* Modal Operasional

Modal Operasional ini digunakan untuk pembiayaan operasional bulanan,contohnya untuk pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.

Membuka usaha identik dengan modal yang besar namun memang ada benarnya. Inilah yang membuat orang berpikir dua kali saat hendak membuka usaha dan dibenturkan pada kebutuhan modal yang besar. Sementara seorang wirausaha belum yakin apakah usahanya akan sukses seperti dalam perkiraan. Jangan cepat menyerah ketika terbentur soal modal. Saat ini ada beberapa jenis pilihan yang tersedia untuk mendapatkan modal usaha. Ada dapat memilih ikut program pemerintah dalam membangun usaha kecil, Anda bisa mulai mengajukan pinjaman pada bank yang menangani usaha kecil dan mendapatkan pinjaman berjumlah kecil atau Anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Pilihan lain adalah mencari rekanan yang mau berinvestasi untuk memulai usaha bersama.

Sumber: Idebisnis

Gujahe, mungkin ini peluang usaha yang anda cari


Kalau kemarin cerita seputar produk pakaian dan pendidikan, kali ini saya mencari minuman. Kebetulan hobby saya kalau sedang ngeblog yaa sambil ngopi. Nah .. kira-kira ada nggak yaa, minuman lain yang bisa saya konsumsi sebagai selingan ngopi?

Gujahe!
Nah ini dia!

Info ini cukup menarik. Gujahe adalah minuman kesehatan perpaduan antara gula jawa dan jahe. Sebetulnya tidak cuma dengan jahe, masih ada varian rasa lain perpaduan gula jawa dengan rempah-rempah lainnya seperti dengan kunir asem, temu lawak, beras kencur atau kunir putih dengan khasiat kesehatan yang sudah dikenal.

Gujahe ini produk temuan baru kebanggaan anak bangsa dari Yogyakarta. Sudah terdaftar di Depkes dan lulus BPPOM. Dalam 1 pax Gujahe berisi 8 butir gula jawa berbentuk ½ bola. Anda tinggal menyeduhnya dalam cangkir dengan air panas, praktis langsung bisa dinikmati.

Peluang Usaha untuk anda!
Nah untuk anda yang masih mencari peluang usaha atau bisnis sampingan, Gujahe mungkin peluang usaha yang anda cari. Masih terbuka kesempatan usaha menjadi distributor minuman kesehatan Gujahe. Anda bisa menjualnya di warung-warung, di titipkan di minimarket, ke koperasi-koperasi perusahaan… wahhh ..kelihatannya mantap!

Bagaimana, anda tertarik? Ayo .. cintai produk dalam negeri, monggo kunjungi informasi lebih lengkap disini Gujahe.com