Tampilkan postingan dengan label jasa pajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jasa pajak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 April 2012

Bisnis Obat Kuat, Gak Ada Sepinya


Salah satu usaha bisnis sampingan yang target pasarnya mudah dan rela mengeluarkan uang adalah usaha yang produknya obat kuat herbal kawan. Mengapa demikian? Karena orang yang mencari produk ini biasanya mereka yang mengedepankan kesenangan atau hobby dan rela mengeluarkan uang, seperti halnya anda tau pencinta burung (walau mahal tetap dibeli) walaupun mungkin orang tersebut belum tentu orang kaya.

Dengan demikian artinya jika Anda menjadikan obat kuat herbal ini sebagai produk bisnis anda maka anda dapat mengharapkan penghasilan tambahan yang lebih encer. Nah jika Anda ingin seperti itu maka saatnya skarang menjadi Agen obat kuat herbal di kota Anda. Atau Anda juga bisa menjalankan usaha sampingan bisnis obat kuat herbal ini secara online.

Untuk memulainya sekarang silahkan bergabung bersama kami disini: Usaha Obat Kuat Herbal.

Sumber :Bisnis Baru

Usaha Sarang Burung Walet


Berikut ini adalah serba-serbi budidaya burung walet dimulai dengan sejarah singkat burung walet, sentra budidaya burung walet, jenis-jenis burung walet, manfaat burung walet, persyaratan lokasi budidaya burung walet, pedoman teknis budidaya burung walet, hama dan penyakit burung walet dan lain-lain.

1. SEJARAH SINGKAT

Burung Walet merupakan burung pemakan serangga yang bersifat aerial dan suka meluncur. Burung ini berwarna gelap, terbangnya cepat dengan ukuran tubuh sedang/kecil, dan memiliki sayap berbentuk sabit yang sempit dan runcing, kakinya sangat kecil begitu juga paruhnya dan jenis burung ini tidak pernah hinggap di pohon. Burung walet mempunyai kebiasaan berdiam di gua-gua atau rumah-rumah yang cukup lembab, remang-remang sampai gelap dan menggunakan langit-langit untuk menempelkan sarang sebagai tempat beristirahat dan berbiak.

2. SENTRA PERIKANAN

Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah

3. JENIS

Klasifikasi burung walet adalah sebagai berikut:
Superorder : Apomorphae
Order : Apodiformes
Family : Apodidae
Sub Family : Apodenae
Tribes : Collacaliini
Genera : Collacalia
Species : Collacaliafuciphaga

4. MANFAAT

Hasil dari peternakan walet ini adalah sarangnya yang terbuat dari air liurnya (saliva). Sarang walet ini selain mempunyai harga yang tinggi, juga dapat bermanfaat bagi duni kesehatan. Sarang walet berguna untuk menyembuhkan paru-paru, panas dalam, melancarkan peredaran darah dan penambah tenaga.

5. PERSYARATAN LOKASI

Persyaratan lingkungan lokasi kandang adalah:

1. Dataran rendah dengan ketinggian maksimum 1000 m dpl.
2. Daerah yang jauh dari jangkauan pengaruh kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat.
3. Daerah yang jauh dari gangguan burung-burung buas pemakan daging.
4. Persawahan, padang rumput, hutan-hutan terbuka, pantai, danau, sungai, rawa-rawa merupakan daerah yang paling tepat.

6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA

1. Penyiapan Sarana dan Peralatan
1. Suhu, Kelembaban dan Penerangan
Gedung untuk kandang walet harus memiliki suhu, kelembaban dan penerangan yang mirip dengan gua-gua alami. Suhu gua alami berkisar antara 24-26 derajat C dan kelembaban ± 80-95 %. Pengaturan kondisi suhu dan kelembaban dilakukan dengan:
1. Melapisi plafon dengan sekam setebal 2° Cm
2. Membuat saluran-saluran air atau kolam dalam gedung.
3. Menggunakan ventilasi dari pipa bentuk “L” yang berjaraknya 5 m satu lubang, berdiameter 4 cm.
4. Menutup rapat pintu, jendela dan lubang yang tidak terpakai.
5. Pada lubang keluar masuk diberi penangkal sinar yang berbentuk corong dari goni atau kain berwarna hitam sehingga keadaan dalam gedung akan lebih gelap. Suasana gelap lebih disenangi walet.
2. Bentuk dan Konstruksi Gedung
Umumnya, rumah walet seperti bangunan gedung besar, luasnya bervariasi dari 10×15 m 2 sampai 10×20 m 2 . Makin tinggi wuwungan (bubungan) dan semakin besar jarak antara wuwungan dan plafon, makin baik rumah walet dan lebih disukai burung walet. Rumah tidak boleh tertutup oleh pepohonan tinggi. Tembok gedung dibuat dari dinding berplester sedangkan bagian luar dari campuran semen. Bagian dalam tembok sebaiknya dibuat dari campuran pasir, kapur dan semen dengan perbandingan 3:2:1 yang sangat baik untuk mengendalikan suhu dan kelembaban udara. Untuk mengurangi bau semen dapat disirami air setiap hari. Kerangka atap dan sekat tempat melekatnya sarang-sarang dibuat dari kayu-kayu yang kuat, tua dan tahan lama, awet, tidak mudah dimakan rengat. Atapnya terbuat dari genting. Gedung walet perlu dilengkapi dengan roving room sebagai tempat berputar-putar dan resting room sebagai tempat untuk beristirahat dan bersarang. Lubang tempat keluar masuk burung berukuran 20×20 atau 20×35 cm 2 dibuat di bagian atas. Jumlah lubang tergantung pada kebutuhan dan kondisi gedung. Letaknya lubang jangan menghadap ke timur dan dinding lubang dicat hitam.
2. Pembibitan
Umumnya para peternak burung walet melakukan dengan tidak sengaja. Banyaknya burung walet yang mengitari bangunan rumah dimanfaatkan oleh para peternak tersebut. Untuk memancing burung agar lebih banyak lagi, pemilik rumah menyiapkan tape recorder yang berisi rekaman suara burung Walet. Ada juga yang melakukan penumpukan jerami yang menghasilkan serangga-serangga kecil sebagai bahan makanan burung walet.
1. Pemilihan Bibit dan Calon Induk
Sebagai induk walet dipilih burung sriti yang diusahakan agar mau bersarang di dalam gedung baru. Cara untuk memancing burung sriti agar masuk dalam gedung baru tersebut dengan menggunakan kaset rekaman dari wuara walet atau sriti. Pemutaran ini dilakukan pada jam 16.00–18.00, yaitu waktu burung kembali mencari makan.
2. Perawatan Bibit dan Calon Induk
Di dalam usaha budidaya walet, perlu disiapkan telur walet untuk ditetaskan pada sarang burung sriti. Telur dapat diperoleh dari pemilik gedung walet yang sedang melakukan “panen cara buang telur”. Panen ini dilaksanakan setelah burung walet membuat sarang dan bertelur dua butir. Telur walet diambil dan dibuang kemudian sarangnya diambil. Telur yang dibuang dalam panen ini dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak populasi burung walet dengan menetaskannya di dalam sarang sriti.
1. Memilih Telur Walet
Telur yang dipanen terdiri dari 3 macam warna, yaitu :
* Merah muda, telur yang baru keluar dari kloaka induk berumur 0–5 hari.
* Putih kemerahan, berumur 6–10 hari.
* Putih pekat kehitaman, mendekati waktu menetas berumur 10–15 hari.
Telur walet berbentuk bulat panjang, ukuran 2,014×1,353 cm dengan berat 1,97 gram. Ciri telur yang baik harus kelihatan segar dan tidak boleh menginap kecuali dalam mesin tetas. Telur tetas yang baik mempunyai
kantung udara yang relatif kecil. Stabil dan tidak bergeser dari tempatnya. Letak kuning telur harus ada ditengah dan tidak bergerak-gerak, tidak ditemukan bintik darah. Penentuan kualitas telur di atas dilakukan dengan peneropongan.
2. Membawa Telur Walet
Telur yang didapat dari tempat yang jaraknya dekat dapat berupa telur yang masih muda atau setengah tua. Sedangkan telur dari jarak jauh, sebaiknya berupa telur yang sudah mendekati menetas. Telur disusun dalam spon yang berlubang dengan diameter 1 cm. Spon dimasukkan ke dalam keranjang plastik berlubang kemudian ditutup.
Guncangan kendaraan dan AC yang terlalu dingin dapat mengakibatkan telur mati. Telur muda memiliki angka kematian hampir 80% sedangkan telur tua lebih rendah.
3. Penetasan Telur Walet
1. Cara menetaskan telur walet pada sarang sriti.
Pada saat musim bertelur burung sriti tiba, telur sriti diganti dengan telur walet. Pengambilan telur harus dengan sendok plastik atau kertas tisue untuk menghindari kerusakan dan pencemaran telur yang dapat menyebabkan burung sriti tidak mau mengeraminya. Penggantian telur dilakukan pada siang hari saat burung sriti keluar gedung mencari makan. Selanjutnya telur-telur walet tersebut akan dierami oleh burung sriti dan setelah menetas akan diasuh sampai burung walet dapat terbang serta mencari makan.
2. Menetaskan telur walet pada mesin penetas
Suhu mesin penetas sekitar 40 ° C dengan kelembaban 70%. Untuk memperoleh kelembaban tersebut dilakukan dengan menempatkan piring atau cawan berisi air di bagian bawah rak telur. Diusahakan agar air didalam cawan tersebut tidak habis. Telur-telur dimasukan ke dalam rak telur secara merata atau mendata dan jangan tumpang tindih. Dua kali sehari posisi telur-telur dibalik dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan embrio. Di hari ketiga dilakukan peneropongan telur. Telur-telur yang kosong dan yang embrionya mati dibuang. Embrio mati tandanya dapat terlihat pada bagian tengah telur terdapat lingkaran darah yang gelap. Sedangkan telur yang embrionya hidup akan terlihat seperti sarang laba-laba. Pembalikan telur dilakukan sampai hari ke-12. Selama penetasan mesin tidak boleh dibuka kecuali untuk keperluan pembalikan atau mengisi cawan pengatur kelembaban. Setelah 13–15
hari telur akan menetas.
3. Pemeliharaan
1. Perawatan Ternak
Anak burung walet yang baru menetas tidak berbulu dan sangat lemah. Anak walet yang belum mampu makan sendir perlu disuapi dengan telur semut (kroto segar) tiga kali sehari. Selama 2–3 hari anak walet ini masih memerlukan pemanasan yang stabil dan intensif sehingga tidak perlu dikeluarkan dari mesin tetas. Setelah itu, temperatur boleh diturunkan 1–2 derajat/hari dengan cara membuka lubang udara mesin. Setelah berumur ± 10 hari saat bulu-bulu sudah tumbuh anak walet dipindahkan ke dalam kotak khusus. Kotak ini dilengkapi dengan alat pemanas yang diletakan ditengah atau pojok kotak. Setelah berumur 43 hari, anak-anak walet yang sudah siap terbang dibawa ke gedung pada malam hari, kemudian dletakan dalam rak untuk pelepasan. Tinggi rak minimal 2 m dari lantai. Dengan ketinggian ini, anak waket akan dapat terbang pada keesokan harinya dan mengikuti cara terbang walet dewasa.
2. Sumber Pakan
Burung walet merupakan burung liar yang mencari makan sendiri. Makanannya adalah serangga-serangga kecil yang ada di daerah pesawahan, tanah terbuka, hutan dan pantai/perairan. Untuk mendapatkan sarang walet yang memuaskan, pengelola rumah walet harus menyediakan makanan tambahan terutama untuk musim kemarau. Beberapa cara untuk mengasilkan serangga adalah:
1. menanam tanaman dengan tumpang sari.
2. budidaya serangga yaitu kutu gaplek dan nyamuk.
3. membuat kolam dipekarangan rumah walet.
4. menumpuk buah-buah busuk di pekarangan rumah.
3. Pemeliharaan Kandang
Apabila gedung sudah lama dihuni oleh walet, kotoran yang menumpuk di lantai harus dibersihkan. Kotoran ini tidak dibuang tetapi dimasukan dalam karung dan disimpan di gedung.

7. HAMA DAN PENYAKIT

1. Tikus
Hama ini memakan telur, anak burung walet bahkan sarangnya. Tikus mendatangkan suara gaduh dan kotoran serta air kencingnya dapat menyebabkan suhu yang tidak nyaman.
Cara pencegahan tikus dengan menutup semua lubang, tidak menimbun barang bekas dan kayu-kayu yang akan digunakan untuk sarang tikus.
2. Semut
Semut api dan semut gatal memakan anak walet dan mengganggu burung walet yang sedang bertelur.
Cara pemberantasan dengan memberi umpan agar semut-semut yang ada di luar sarang mengerumuninya. Setelah itu semut disiram dengan air panas.
3. Kecoa
Binatang ini memakan sarang burung sehingga tubuhnya cacat, kecil dan tidak sempurna.
Cara pemberantasan dengan menyemprot insektisida, menjaga kebersihan dan membuang barang yang tidak diperlukan dibuang agar tidak menjadi tempat persembunyian.
4. Cicak dan Tokek
Binatang ini memakan telur dan sarang walet. Tokek dapat memakan anak burung walet. Kotorannya dapat mencemari raungan dan suhu yang ditimbulkan mengganggu ketenangan burung walet.
Cara pemberantasan dengan diusir, ditangkap sedangkan penanggulangan dengan membuat saluran air di sekitar pagar untuk penghalang, tembok bagian luar dibuat licin dan dicat dan lubang-lubang yang tidak digunakan ditutup.

8. PANEN

Sarang burung walet dapat diambil atau dipanen apabila keadaannya sudah memungkinkan untuk dipetik. Untuk melakukan pemetikan perlu cara dan ketentuan tertentu agar hasil yang diperoleh bisa memenuhi mutu sarang walet yang baik. Jika terjadi kesalahan dalam menanen akan berakibat fatal bagi gedung dan burung walet itu sendiri. Ada kemungkinan burung walet merasa tergangggu dan pindah tempat. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, para pemilik gedung perlu mengetahui teknik atau pola dan waktu pemanenan. Pola panen sarang burung dapat dilakukan oleh pengelola gedung walet dengan beberapa cara, yaitu:

1. Panen rampasan
Cara ini dilaksanakan setelah sarang siap dipakai untuk bertelur, tetapi pasangan walet itu belum sempat bertelur. Cara ini mempunyai keuntungan yaitu jarak waktu panen cepat, kualitas sarang burung bagus dan total produksi sarang burung pertahun lebih banyak. Kelemahan cara ini tidak baik dalam pelestaraian burung walrt karena tidak ada peremajaan. Kondisinya lemah karena dipicu untuk terus menerus membuat sarang sehingga tidak ada waktu istirahat. Kualitas sarangnya pun merosot menjadi kecil dan tipis karena produksi air liur tidak mampu mengimbangi pemacuan waktu untuk membuat sarang dan bertelur.
2. Panen Buang Telur
Cara ini dilaksanankan setelah burung membuat sarang dan bertelur dua butir. Telur diambil dan dibuang kemudian sarangnya diambil. Pola ini mempunyai keuntungan yaitu dalam setahun dapat dilakukan panen hingga 4 kali dan mutu sarang yang dihasilkan pun baik karena sempurna dan tebal. Adapun kelemahannya yakni, tidak ada kesempatan bagi walet untuk menetaskan telurnya.
3. Panen Penetasan
Pada pola ini sarang dapat dipanen ketika anak-anak walet menetas dan sudah bisa terbang. Kelemahan pola ini, mutu sarang rendah karena sudah mulai rusak dan dicemari oleh kotorannya. Sedangkan keuntungannya adalah burung walet dapat berkembang biak dengan tenang dan aman sehingga polulasi burung dapat meningkat.

Adapun waktu panen adalah:

1. Panen 4 kali setahun
Panen ini dilakukan apabila walet sudah kerasan dengan rumah yang dihuni dan telah padat populasinya. Cara yang dipakai yaitu panen pertama dilakukan dengan pola panen rampasan. Sedangkan untuk panen selanjutnya dengan pola buang telur.
2. Panen 3 kali setahun
Frekuensi panen ini sangat baik untuk gedung walet yang sudah berjalan dan masih memerlukan penambahan populasi. Cara yang dipakai yaitu, panen tetasan untuk panen pertama dan selanjutnya dengan pola rampasan dan buang telur.
3. Panen 2 kali setahun
Cara panen ini dilakukan pada awal pengelolaan, karena tujuannya untuk memperbanyak populasi burung walet.

9. PASCAPANEN

Setelah hasil panen walet dikumpulkan dalu dilakukan pembersihan dan penyortiran dari hasil yang didapat. Hasil panen dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel yang kemudian dilakukan pemisahan antara sarang walet yang bersih dengan yang kotor.

10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA

1. Analisis Usaha Budidaya
Perkiraan analisis budidaya burung walet di daerah Jawa Barat tahun 1999:
1. Modal tetap
1. Gedung Rp. 13.000.000,-
2. Renovasi gedung Rp. 10.000.000,-
3. Perlengkapan Rp. 500.000,-
Jumlah modal tetap Rp. 23.500.000,-
Biaya penyusutan/bulan : Rp. 23.500.000,-:60 bln ( 5 th) Rp. 391.667,-
2. Modal Kerja
1. Biaya Pengadaan
* Telur Walet 500 butir @ Rp. 5.000,- Rp. 500.000,-
* Transportasi Rp. 100.000,-
* Makan Rp. 50.000,-
2. Biaya Kerja
* Pelihara kandang/bln@ Rp. 5000,- x 3 bln Rp. 15.000,-
* Panen Rp. 20.000,-
Jumlah biaya 1x produksi:Rp. 650.000,-+Rp. 35.000,- Rp. 685.000,-
3. Jumlah modal yang dibutuhkan pada awal Produksi
1. Modal tetap Rp. 13.500.000,-
2. Modal kerja 1x Produksi Rp. 685.000,-
Jumlah modal Rp. 14.185.000,-
4. Kapasitas produksi untuk 5 tahun 1 kali produksi :
1. sarang burung walet menghasilkan 1 kg
2. sarang burung sriti menghasilkan 15 kg
3. untuk 1 tahun, 4 kali produksi, menghasilkan :
* sarang burung walet 4 kg
* sarang burung sriti 60 kg
4. untuk 5 tahun, 20 kali produksi, menghasilkan :
* sarang burung walet 20 kg
* sarang burung sriti 300 kg
5. Biaya produksi
1. Biaya tetap per bulan : Rp. 23.500.000,-:60 bulan Rp. 391.667,-
2. Biaya tidak tetap Rp. 685.000,-
Total Biaya Produksi per bulan Rp. 1.076.667,-
Jumlah produksiRp.1.076.667:16 kg (walet dan sriti) Rp. 67.292,-
6. Penjualan
1. sarang burung walet 1 kg Rp. 17.000.000,-
2. sarang burung sriti 15 kg Rp. 3.000.000,-
Untuk 1 kali produksi Rp. 20.000.000,-Untuk 5 tahun
1. sarang burung walet 20 kg Rp. 340.000.000,-
2. sarang burung sriti 300 kg Rp. 60.000.000,-
Jumlah penjualan Rp. 400.000.000,-
7. Break Even Point
1. Pendapatan selama 5 Tahun Rp. 400.000.000,-
2. Biaya produksi selama 5 th Rp. 1.076.667 x 60 bln Rp. 64.600.000,-
3. Keuntungan selama 5 tahun Rp. 335.400.000,-
4. Keuntungan bersih per produksi 335.400.000 : 60 bln Rp. 5.590.000,-
5. .BEP 232.919
8. Tingkat Pengembalian Modal 3 bulan (1 x produksi)
2. Gambaran Peluang Agribisnis
Sarang burung walet merupakan komoditi ekspor yang bernilai tinggi. Kebutuhan akan sarang burung walet di pasar internasional sangat besar dan masih kekurangan persediaan. Hal ini disebabkan oleh masih kurang banyaknya budidaya burung walet. Selain itu juga produksi sarang walet yang telah ada merupakan produksi dari sarang-sarang alami. Budidaya sarang burung walet sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik dan intensif.

11. DAFTAR PUSTAKA

1. Chantler, P. & G. Driessens. Swift : A guide to the Swift an Treeswift of the World. Pica Press, the Banks. East Sussex, 1995.
2. Mackinnon, John. Panduan Lapangan Pengenalan Burung-Burung di Jawa dan Bali. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1994.
3. Nazaruddin & A. Widodo. Sukses Merumahkan Walet. Cet. 2. Jakarta: Penebar Swadaya, 1998.
4. Tim Penulis PS. Budidaya dan Bisnis Sarang Walet. Cet. 4. Jakarta: Penebar Swadaya, 1994.

12. KONTAK HUBUNGAN

1. Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829
2. Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id

Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas
Omkicau

Senin, 09 April 2012

Buka Usaha Mainan Anak

Prospek Usaha Mainan Anak cukup bagus, bagi anda yang mau langsung bisnis mainan anak bisa langsung buka usaha dengan menghubungi produsennya langsung :



Mau "EXTRA MONEY"? Hanya dengan Rp. 510.000,- anda sudah dapat menjadi pengusaha!


Caranya mudah kok ........


Minimum pembelian hanya Rp. 850.000,- (Bruto) lalu dapat discount 40% (Rp. 340.000,-) Netto Price Rp. 510.000 (Modal Kerja Anda) dengan Rp. 510.000,- ini anda akan mendapat 10 - 15 item barang. (Keterangan : Harga tersebut belum termasuk ongkos packing dan ongkos kirim, lihat point no. 5 )
Untuk pembelian selanjutnya tidak ada minimum order namun untuk free delivery di Jakarta min. Order Rp. 300.000,-
Sebelum dikirim pembayaran dipastikan sudah dilaksanakan Pembayaran dapat melalui BCA Atas Nama : Thamrin No. Rek. 2731400140 atau Bank Mandiri Atas Nama : Thamrin No. Rek. 166 00 0002562-7. (Mohon kirimkan bukti tranfer atau bukti setoran dan difax ke 021.80876174 atau konfirmasi via sms)
Free Delivery untuk Jakarta. Untuk area lain biasanya kami menggunakan jasa pengiriman POS INDONESIA atau dapat juga menggunakan cargo yang anda rekomendasikan (dengan memberikan alamat agen pengiriman baik telphone dan contact personnya).
Gratis Katalog Online. Download Disini
Item dapat sesuai dengan pilihan anda atau dapat kami rekomendasikan "item item fast moving".
Jika anda memiliki toko atau gerai di mall, plaza, atau sebagai supplier ke supermarket, hypermarket atau sejenisnya. Hubungi kami langsung dan dapatkan penawaran khusus.
Barang yang rusak dan tidak laku dapat ditukar dengan beberapa ketentuan yaitu barang rusak karena masalah produksi atau masalah pengiriman, biaya pengiriman menjadi tanggungan pembeli. Barang yang kembali tidak dapat dikembalikan dengan uang tapi akan ditukar dengan barang, baik barang sejenis atau barang lainnya.

Sumber :mainan kayu

Selasa, 03 April 2012

Segarnya Bisnis Minuman Sup Buah


Bisnis minuman memang tak ada matinya sebab selalu muncul invosi baru dan modalnya juga tak terlalu besar. Salah satu usaha bisnis minuman yang memiliki prospek bisnis bagus dan unik adalah minuman sup buah. Minuman khas bandung ini terbuat dari bermacam-macam buah namun tak sama dengan es oyen.

Sup buah sangat segar di minum di tengah hari atau menjelang berbuka puasa. Rasa yang segar manis asam yang di hasilkan dari perpaduan antara buah-buahan manis, susu, sirup, dan susu kental. Supa buah sudah banyak terdapat di perkotaan mulai dari di pinggir jalan, sampai yang berada di rumah makan.

Sup buah banyak di sukai orang sebab di samping rasanya yang segar juga tentunya mengandung banyak vitamin sebab bahan-bahannya adalah buah-buahan segar,gula dan susu. Variasi buah yang menyegarkan dan susu yang menyehatkan menjadikan sup buah sangat cocok dan disukai dari anak-anak hingga orang tua.

Segarnya Bisnis minuman Sup Buah mirip dengan rasanya sebab prospek bisnis ini masa depannya segar dan cerah. Supa buah biasa dijual dengan harga permangkoknya Rp.5000. Buaha-buahan yang biasa di pakai adalah melon, apel, jeruk, anggur, mangga, pear, alpukat, semangka, stroberi, dan jambu biji. Untuk menjaga keaslian rasanya yang manis biasanya dibuatkan sirup sendiri.

Usaha sup buah selain mudah dijalankan juga modal yang diperlukan juga bisa di jangkau sebab hanya untuk belanja buah-buahan dan pemanisnya saja. Untuk tahap awal memang agak besar sedikit yaitu untuk membuat gerobak. Semua usaha pasti ada kelemahannya termasuk usaha jualan es sup buah ini. Kelemahannya adalah kondisi cuaca yang tak menentu sebab jika kondisi cuaca dingin atau hujan dapat menurunkan minat konsumen untuk minum es.

Berikut ini analisa bisnis jualan es sup buah.

Modal awal

Gerobak = Rp 2.700.000,00
Peralatan ( mangkok,sendok, pisau, dll) Rp 500.000,00
Meja dan kursi panjang dari kayu =Rp 350.000,00
Perlengkapan lain = Rp 50.000,00 +
Total = Rp 3.600.000,00

Penyusutan alat setelah pemakaian 1 tahun
= 1 / 12 x Rp 3.600.000,00 = Rp 300.000,00/ bulan

Omset per bulan

Omset per hari : 50 mangkok x Rp 5.000,00 = Rp 250.000,00
Omset per bulan : Rp 250.000,00 x 30 hari = Rp 7.500.000,00

Biaya operasional per bulan
Sewa tempat : Rp 150.000,00
Bahan baku :Rp 150.000/ hari x 30 Rp 4.500.000,00
Plastik : Rp 150.000,00
Penyusutan alat : Rp 300.000,00
Fee royalty 10 % x Rp 7.500.000,00 = Rp 750.000,00+
Total Rp 5.850.000,00

Laba bersih per bulan

Rp 7.500.000,00 – Rp 5.850.000,00 = Rp 1.650.000,00

Nah itulah analisa bisnis jualan es sup buah yang sangat menyegarkan. Bagaimana, anda mau mencoba ?

Sumber : Peluang Usaha

Tips dan Trik Membuka Bisnis Bahan Bangunan


Pembangunan perumhan maupun perumahan di Indonesia megalami peningkatan yang cukup pesat. Hal ini memberikan pengaruh pada peningkatan permintaan bahan bangunan. Beberapa pelaku bisnis yang merasa diuntungkan oleh kondisi ini antara lain pelaku bisnis properti, jasa kontraktor, serta produsen maupun distributor bahan bangunan yang banyak dicari para konsumen.

Memulai usaha dengan membuka toko bangunan merupakan salah satu alternatif tepat bagi pencari usaha baru. Bisnis ini akan selalu dibutuhkan selama masih ada pembangunan di sekitar kita. Selain itu, keuntungan yang diperoleh juga memberikan peluang yang cukup besar sehingga menarik para pencari usaha baru. Hal ini berdampak pada banyaknya toko bangunan yang bermunculan di pasaran, sehingga persaingan pasarnya pun juga semakin tinggi.

Beberapa tips dan trik untuk memberikan nilai lebih usaha toko bangunan Anda dalam menghadapi persaingan tersebut antara lain :

1. Tentukan lokasi usaha yang strategis. Maksud dari lokasi yang strategis adalah tidak saja lokasi tersebut dilalui banyak orang, namun juga dekat dengan pemukiman warga yang dimungkinkan masih akan ada pembangunan. Sehingga peluang konsumen yang mencari bahan bangunan masih sangat tinggi, baik untuk pembangunan maupun untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak dibandingkan jika lebih dekat dekat dengan kawasan industri.

2. Perlu adanya promosi usaha toko bangunan Anda yang baru, misalnya laaunching mengundang warga sekitar. Spanduk besar yang dipasang di depan toko bangunan dan karangan bunga dari rekan memberikan daya tarik tersendiri bagi para konsumen sehingga konsumen mengetahui keberadaan toko bangunan Anda yang baru. Untuk promosi bisnis selanjutnya Anda bisa memberikan potongan harga untuk pembelian diatas harga tertentu. Anda bisa juga memberikan bonus tiap periode tertentu berupa kalender atau jam dinding yang verlogokan toko bangunan Anda.

3. Perhatikan kebutuhan pasar akan bahan bangunan. Misalnya jika sedang banyak pembangunan rumah, permintaan akan semen, pasir, batu bata serta besi akan mengalami peningkatan. Dengan kondisi tersebut, tambahkan persediaan bahan bangunan. Atau saat memasuki musim penghujan, biasanya banyak rumah yang saluran pipa airnya rusak atau bocor, jadi sebaiknya Anda lebih menambahkan persediaan peralon atau pipa air untuk memenuhi permintaan yang meningkat. Kondisi lain yang dapat dijumpai saat menjelang perayaan hari penting, seperti saat menjelang perayaan HUT Republik Indonesia kebutuhan akan cat cenderung meningkat dibanding hari – hari biasanya. Jadi Anda sebaiknya memperhatikan permintaan pasar yang sering berubah sesuai dengan musimnya, upayakan untuk memilih barang yang mudah dijual pada tiap musimnya.

4. Selalu berikan pelayanan yang bersahabat dan ramah untuk setiap konsumen. Kebanyakan pelayanan yang ramah hanya diberikan kepada konsumen yang sudah pasti membeli saja. Sedangkan konsumen yang sekedar bertanya saja, namun belum pasti membeli biasanya dilayani dengan seenaknya. Kebiasaan buruk ini akan membuat konsumen malas untuk kembali ke toko Anda. Informasikan pula jam buka toko Anda kepada konsumen, sehingga konsumen tidak kecewa jika datang ke toko Anda. Untuk toko bangunan biasa dibuka dari jam 08.00 sampai jam 17.00 setiap harinya.

5. Pilihlah bahan bangunan yang berkualitas, karena material bangunan mempengaruhi kekuatan, keamanan dan keawetan suatu bangunan. Contohnya untuk bahan bangunan seperti pasir, pilih yang berbutir tajam dan tidak mengandung bahan organis maupun lumpur. Sedangkan untuk batu kerikil pilih batu yang keras dan tidak berpori dengan bentuk yang tajam. Sangat penting memiliki pengetahuan mengenai ciri bahan yang berkualitas untuk semua produk agar nantinya konsumen tidak merasa dikecewakan dengan produk yang asal-asalan.

Sumber : Aldiwaniya

Rabu, 28 Maret 2012

Usaha Disekitar Gedung-Gedung Tinggi




HRB, high rise building, gedung berlantai banyak, tinggi, pencakar langit.
Biasanya buat perkantoran, mall, apartemen. Di sana berkumpul banyak orang, penghuni, pegawai kantor, pengunjung, tamu, pekerja lepas, dan sebagainya. Beruntunglah kalau lokasi tempat tinggal Anda berada dekat area HRB, di sekitar HRB, karena banyak peluang terbuka bisa dijajagi untuk memulai wirausaha, membuka usaha mandiri. Apa saja? Banyak sekali tuh :
1. Usaha kost-kostan, buat pegawai yang bekerja di kantor atau mall di HRB tersebut.
2. Penginapan, bisa model harian, mingguan, atau bulanan, dengan tarif bersaing dibanding penginapan berkelas hotel. Ini bisa jadi alternatif menarik buat mereka yang menginap secara temporary, tidak dalam jangka waktu lama. Misal saja dia cuma sedang mengunjungi rekannya, sedang ada pelatihan/training, urusan bisnis sebentar, dll.
3. Usaha laundry/cuci setrika pakaian. Banyak orang, waktu bebas mereka terbatas karena kesibukan, kebutuhan mencuci adalah penting, usaha cuci pakaian jelas dibutuhkan.
4. Usaha bidang makanan, warung kopi, warung tegal, rumah makan, semacam itu. Ada cerita, bagaimana seorang bapak muda dengan seorang istri, dan dua orang anak masih usia sekolah dasar, menolak tawaran temannya untuk kerja kantoran, dengan gaji di kisaran 2-3 jutaan. Karena apa? Karena tempat tinggal si bapak berada di sekitar kawasan yang banyak HRB nya. Dia lebih memilih bisnis jualan es jus (juice) saja. Menurutnya, dalam sehari dia bisa menjual 100-200 an gelas, dengan harga per gelas Rp 4000. Coba hitung saja sendiri omzet nya dalam sebulan :) Disamping itu si bapak juga masih punya usaha lain, kost-kostan, dan berjualan gas LPG.
5. Jualan pulsa, warung kelontong, es batu, tukang jahit, warnet, rental komputer.
6. Parkir sepeda motor. Di kota besar, apalagi di kawasan2 pusat perkantoran, semakin susah mencari lahan kosong untuk parkir. Anda bisa memfungsikan lahan milik Anda untuk usaha parkir motor, penitipan sepea motor, baik model harian ataupun bulanan. Model bulanan cocok buat penghuni-penghuni kost yang mengalami kesulitan menaruh motor mereka di tempat kost mereka sendiri yang tidak punya garasi.
7. dan lain-lain :) gali saja sendiri coba, peluang2nya. Bisa dengan cara mengamati usaha orang lain yang telah berjalan sukses.

hehehe, semoga bermanfaat. salam :)

Labels: usaha di sekitar HRB

Sumber : Wira Usaha

Cara Membuat Sabun Cuci Piring


Sabun cair ini merupakan produk yang strategis, karena saat ini masyarakat modern suka prodak yang praktis dan ekonomis. Untuk mengawali bikin sabun cair cukup mudah dengan mengetahui sifat dan fungsi masing-masing bahan sabun cair dan cukup dengan modal awal 100.000 rupiah bisa menghasilkan lebih dari 30 liter sabun cair kwalitas baik. Untuk pembelian bahan-bahan kimia yang tertera dibawah ini dapat di beli toko-toko kimia terdekat.

Pada umumnya sabun cair mengandung bahan-bahan sebagai berikut:

Texapon 10%
Sodium sulfat secukupnya
Camperlan secukupnya
Asam sitrid 1%
EDTA 0,1%
Parfum secukupnya
Propilin glikol secukupnya
Pewarna secukupnya
Air

Peralatan yang dibutuhkan: Ember, Gelas ukur dan pengaduk kayu

Cara membuat:

Texapon + sodim sulfat diaduk rata sampai memutih
(1) + masukkan air sedikit demi sedikit sampai 50% nya
(2) + masukkan camperlan aduk rata
(3) + sisa (20-30)% air dimasukkan sedikit demi sedikit
(4) + sodium sulfat dimasukkan sedikit demi sedikit hingga terlihat mengental
(5) + pewarna secukupnya aduk rata
(6) + parfum secukupnya
Siap dikemas

Catatan:
* Pemberian parfum pada sabun cair dengan perbandingan 1ml parfum berbanding 500 ml sabun cair.
* Propilin glikol berbanding parfum ( 1 : 2 )

Analisis Bahan
Texapon ini nama merk dagang dengan nama kimia Sodium Lauril Sulfat ( SLS). Senyawa ini adalah surfaktan. Texapon ini bentuknya jel yang berfungsi sebagai pengangkat kotoran. Sodium sulfat (Na2SO4) bentuknya serbuk yang berfungsi mempercepat pengangkatan kotoran dan juga sebagai pengental. Camperlan ini bentuknya cairan kental yang berfungsi sebagai pengental dan penambah busa menjadi gelembung-gelembung kecil. Asam sitrit bentuknya serbuk yang berfungsi sebagai pengangkat lemak. EDTA ini bentuknya serbuk berfungsi sebagai pengawet sabun cair. Parfum ini bentuknya cair fungsinya sebagai pewangi sabun cair. Propilin glikol ini bentuknya cair fungsinya sebagai pengikat parfum. Pewarna ini bentukya serbuk fungsinya sebagai pemberi warna pada sabun cair.

Biaya Operasional
Untuk memasarkan suatu produk ke masyarakat harus diperhitungkan biaya produksinya untuk mengetahui keuntungan suatu produk dalam setiap kemasan atau liternya. Biaya operasional untuk sekali produksi di antaranya meliputi:

Biaya bahan per liter atau per kemasan dgn rumus = total biaya pembelian bahan di bagi jumlah berapa liter atau kemasan yang dihasilkan.
Biaya kerja per liter atau per kemasan.
Bila dalam bentuk kemasan dihitung biaya kemasan dan stikernya.
Biaya penyusutan alat artinya peralatan yang digunakan akan di ganti berapa lama untuk membeli peralatan baru
Biaya promosinya
Biaya transportasi

Dari komponen-komponen biaya operasional dijumlahkan kemudian ditambah laba setiap kemasan atau liternya, sehingga kita akan mengetahui berapa keuntungan dalam setiap kemasan atau liternya.

Kiat-kiat pemasaran

Pemasaran merupakan ujung tombak dari suatu usaha baik dalam bentuk produk maupun jasa. Sebaik apapun suatu produk jika pemasarannya mlempem akan tidak berkembang. Ada beberapa jurus yang dapat kita gunakan:

Percaya dan bangga terhadap produk yang kita pasarkan.
Paham dan mengerti tentang produk tersebut.
Buat kartu nama, kop surat dan brosur produk dan perusahaan yang menarik http://www.blogger.com/img/blank.gifdan mencerminkan citra profesional.
Tampilkan kesan pertama yang baik.
Biasakan membawa kartu nama dan brosur perusahaan kemanapun anda pergi, unthttp://www.blogger.com/img/blank.gifuk di perlukan sewaktu-waktu.
Pelajari karakter konsumen yang akan menjadi target pasar produk.
Buat jaringan kerja atau network dimanapun, untuk menambah panjang relasi anda.
Sabar, disiplin da konsisten.

Demikian artikel Cara Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring disampaikan oleh runtah.com semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian, TERIMA KASIH

sumber: http://kimiadahsyat.blogspot.com/
runtah

Info lain tentang Sabun mandi, sampo mobil, sabun detergen dan cara bisnisnya bisa klik di sabun cair.

Minggu, 05 Juni 2011

Puluhan Bisnis Jasa Yang Menguntungkan


Ada banyak bisnis jasa yang memiliki peluang menjanjikan. Setidaknya ada enam kategori bisnis jasa yang bisa Anda kerjakan sesuai minat dan ketertarikan. Misalnya jasa konsultan, jasa agen, jasa intelektual, jasa perawatan, dan jasa pelayanan khusus. Demikian seperti yang disebut dalam buku 50 Bisnis Jasa Menguntungkan.
Buku yang ditulis Zubiadi Latief ini tidak saja inspiratif, tetapi juga menggambarkan aneka rupa bisnis jasa yang bisa memberi peluang menguntungkan. Termasuk langkah-langkah menekuni bisnis jasa, dari persiapan usaha, memasang strategi, perkiraan penghasilan per bulan, kiat dan kunci sukses menjalani bisnis.
Menurut Zubiadi Latief, salah satu keuntungan dari bisnis jasa adalah Anda tidak perlu repot mendistribusikan, menghitung, dan mengawasi product circulation.
Bisnis jasa agen laundry misalnya. Bisnis ini menjanjikan cash flow bisnis terjadi setiap hari dan pangsa pasarnya mencakup semua tingkat ekonomi. Selain itu, Anda tidak perlu repot membeli dan bahkan mencuci sendiri pakaian klien. Tugas Anda sebagai agen laundry hanya menerima pesanan, kemudian menyerahkannya ke pemilik mesin laundry (hlm 65).
Ada pula agen tiket dan tur. Bisnis ini bisa Anda manfaatkan sebagai usaha sampingan. Selain memiliki prospek, tugas Anda hanya mengontrol harga dan jadwal keberangkatan pesawat, kapal maupun bus travel dari setiap orang yang ingin membeli tiket.
Kedua contoh bisnis jasa di atas termasuk bisnis agen jasa. Namun Anda masih bisa menjumpai aneka bisnis jasa lainnya, seperti bidang intelektual. Sebutlah jasa les privat, penulis, penerjemah, desainer interior, dan lain sebagainya.
Selengkapnya Anda bisa menyimak dalam buku 50 Bisnis Jasa Menguntungkan. Buku terbitan Visimedia ini membuka wawasan kita pada aneka jenis bisnis jasa secara praktis. Buku setebal 196 ini cocok dibaca siapa saja, termasuk para karyawan yang ingin membuka bisnis jasa sebagai usaha sampingan.
Nah, satu hal penting dalam menjalankan bisnis jasa adalah memberikan kepuasan pada konsumen. Selamat berbisnis.

Sumber : visimediapustaka

Sabtu, 09 Januari 2010

Iklan Link dan Banner

Untuk iklan Banner & iklan Link kirimkan materi iklan (Link atau Banner)ke :

firdas123@yahoo.com

Biaya :
1. Iklan Link Rp 50.000,-/tahun
2. Iklan Banner Rp50.000/3bulan

Biaya tersebut bisa di transfer ke :

Atas Nama : Firdas Gutama
rek Bank : Bank BCA
No. Rek : 691.023.078.4

Bila sudah transfer dan kirimkan materi, harap SMS (Nama,Jumlah Transfer,Tanggal Transfer,Iklan Link/Iklan Banner) ke 021-9625.4545 untuk segera kami proses iklan Anda.

Sekian dan terimakasih,

Firdas