Selasa, 07 Februari 2012

Pergeseran pada Kurva Permintaan.

Berikut adalah variabel yang dapat menggeser kurva permintaan:
1.    Pendapatan
Jika permintaan terhadap suatu barang berkurang ketika pendapatan berkurang, maka barang itu disebut barang normal (normal good).
Barang normal: yaitu barang yang jumlah permintaannya akan naik ketika pendapatan naik, jika semua hal lain tidak berubah.
    Tapi jika permintaan suatu barang bertambah ketika pendapatan berkurang, barang itu disebut barang inferior (inferior good).
Barang inferior: yaitu barang yang jumlah permintaannya akan naik ketika pendapatan turun, jika semua hal lain tidak berubah. Contoh, karcis bus kota.


2.    Harga barang-barang terkait
Ketika penurunan yang terjadi pada harga suatu barang mengurangi permintaan barang lain, kedua barang itu disebut barang substitusi atau barang pengganti (substitutes).
Barang substitusi: yaitu suatu pasangan barang yang jika salah satu mengalami peningkatan permintaan, permintaan yang lain akan mengikutinya. Contoh, baju hangat dan jaket.
Ketika penurunan yang terjadi pada harga suatu barang meningkatkan permintaan barang lain, keduanya disebut barang komplementer (complements). Barang komplementer: yaitu suatu pasangan barang yang jika salah satu mengalami peningkatan permintaan, permintaan yang lain akan turun. Contohnya, bensin dan mobil.
3.    Selera

4.    Harapan
Contoh, jika sedang mengharapkan kenaikan gaji bulan depan, kita mungkin akan rela membelanjakan tabungan lebih banyak dari sebelumnya untuk membeli yang kita inginkan.
5.    Jumlah Pembeli
   
Beberapa Variabel yang Dapat Menggeser Kurva Penawaran:
1.    Harga Input
Untuk memproduksi output, penjual memerlukan beberapa input. Ketika harga salah satu input meningkat, jumlah produksi menjadi kurang menguntungkan, sehingga perusahaan akan mengurangi jumlah produksinya. Jika harga input-input ini meningkat tajam, maka perusahaan akan menutup pabriknya, sehingga jumlah penawarannya akan menjadi nol. Maka dari itu, jumlah penawaran suatu barang berhubungan secara negatif dengan harga setiap input untuk memproduksi barang tersebut.

2.    Teknologi
Dengan mengurangi biaya-biaya perusahaan, kemajuan teknologi dapat meningkatkan jumlah penawaran es krim.

3.    Harapan
Jumlah penawaran es krim suatu perusahaan hari ini sedikit banyak bergantung pada harapan perusahaan di masa depan. Jika perusahaan mengharapkan harga es krim akan naik besok, maka perusahaan akan menyimpan sebagian hasil produksinya hari ini untuk dijual besok, dan jumlah penawaran hari ini akan berkurang.
4.    Jumlah Penjual
Penawaran pasar bergantung pada seluruh faktor yang mempengaruhi penawaran untuk masing-masing penjual individu, seperti harga input, teknologi, dan harapan, dan jumlah penjualnya.

Pengendalian Harga Terhadap Hasil Akhir Pasar.
    Peran pemerintah dalam pengendalian harga merupakan komponen yang utama. Pemerintah dituntut untuk aktif dalam penentuan harga pasar. Dalam menganalisis kebijakan pemerintah dengan memanfaatkan perangkat penawaran dan permintaan. Kebijakan-kebijakan sering kali berdampak sesuatu yang tidak diharapkan dan tidak diantisipasi oleh para pembuatnya.
Dengan melihat kebijakan-kebijakan yang secara langsung mengendalikan harga. Seperti hukum pengendalian sewa yang mengatur biaya sewa maksimum yang telah diberikan oleh pemilik tanah kepada penyewanya. Kebijakan upah minimum mengatur upah terendah yang harus dibayarkan perusahaan kepada para pekerja. Pengendalian harga biasanya dilakukan ketika pembuat kebijakan merasa yakin bahwa harga suatu barang atau jasa dianggap tidak adil bagi konsumen atau produsen. Namun sebagaimana analisis kebijakan-kebijakan ini dapat membuahkan hasil yang cacat akibat pembuat kebijakan itu sendiri yng kurang dalam penganalisisannya.
Untuk melihat bagaimana pengendalian harga dapat mempengaruhi hasil pasar seperti pada contoh penjualan harga es krim yang dijual di pasar kompetitif yang bebas dari peraturan pemerintah. Harga es krim akan bergerak terus hingga mampu menyeimbangkan penawaran dan permintaan. Pada harga keseimbangan harga es krim yang ditawarkan akan sama dengan jumlah es krim yang diminta. Contoh: Asosiasi Konsumen Es Krim Amerika (America Association of Ice Cream Eaters) memprotes bahwa harga es krim sebesar $3 terlalu mahal untuk setiap orang agar dapat menikmati satu contong es krim per hari (porsi yang mereka sarankan). Sementara itu, Produsen Es Krim Nasional ( National Organization of Ice Cream Makers ) memprotes bahwa harga $3 hasil dari “kompetisi yang ketat” terlalu rendah dan mengurangi pendapatan anggotanya. Masing-masing kelompok dari mereka melobi pemerintah untuk meloloskan undang-undang yang akan mengubah hasil pasar dengan mengendalikan harga secara langsung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar